1.
Pengertian 4G LTE
LTE atau 3GPP Long Term Evolution
adalah sebuah terobosan dari jaringan yang merupakan gabungan dari jaringan
3GPP(GSM/GPRS) dan Jaringan HSPA/UMTS. jaringan ini mampu menembus kecepatan
download 300mbps dan Upload 75 Mbps. Sehingga jaringan LTE atau yang lebih
terkenal 4G LTE ini menjadi jaringan tercepat dalam sejarah jaringan. 4G LTE
pertama kali dikembangkan oleh perusahaan operator
seluler TeliaSonera di Stockholm dan Oslo pada tanggal 14 desember 2009. Di Indonesia
sendiri ada salah satu pengembang teknologi 4G LTE yakni PT. Interlux dengan
Produk Bolt dengan kecepatan 72Mbps.
Keuntungan
- Kecepatan Downlink 300Mbps dan
Uplink 75Mbps
- Memiliki teknologi Orthogonal Frequency
Division Mutiplexing (OFDM) yang mampu transmisi data dengan signal setara
Radio dan 1 signal dengan frekuensi 180KHz
- Bias melakukan pendekatan
all-IP mulai dari kelas A,B,C, D dan E
2. Jaringan yang digunakan :
LAN (Local Area Network)
Alasan :
Karena jaringan LAN hanya digunakan pada area terbatas dan gedung sekolahan merupakan area
terbatas. Sehingga menghemat biaya untuk pembuatan jaringan tersebut
Topologi yang digunakan : Topologi Star
Alasan :
alasan penggunaan jaringan ini karena topologi star adalah topologi yang paling fleksibel dan juga
topologi yang dianjurkan. Keuntungan dari topologi ini adalah apabila ada salah satu client yang
bermasalah atau trouble maka yang lain tidak akan terganggu karena pada topoplogi ini
menggunakan SWITCH/HUB sebagai pusat/poros. Kecuali jika Switch/Hub yang bermasalah maka
jaringan juga terganggu.
Alasan :
Karena jaringan LAN hanya digunakan pada area terbatas dan gedung sekolahan merupakan area
terbatas. Sehingga menghemat biaya untuk pembuatan jaringan tersebut
Topologi yang digunakan : Topologi Star
Alasan :
alasan penggunaan jaringan ini karena topologi star adalah topologi yang paling fleksibel dan juga
topologi yang dianjurkan. Keuntungan dari topologi ini adalah apabila ada salah satu client yang
bermasalah atau trouble maka yang lain tidak akan terganggu karena pada topoplogi ini
menggunakan SWITCH/HUB sebagai pusat/poros. Kecuali jika Switch/Hub yang bermasalah maka
jaringan juga terganggu.
3. Gambaran situasi guru di sekolahan tersebut
Pada sekolahan tersebut terjadi tabrakan penggunaan alat yang dampaknya adalah antri saat akan print dokumen sehingga tidak efektif waktu. solusi yang mungkin bisa adalah sharing 2 printer sehingga saat guru mau print tidak perlu keruang print cukup print lewat komputer di ruangnya atau pengadaan / penambahan print minimal 1 ruang 1 print sehingga lebih efektif.
Gambaran Jaringan sekolahan seperti ilustrasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar